Tuesday, January 26, 2010

Praying Sunnah without Standing

I got an experiences in Islamic Centre of Manawatu at Palmerston North, New Zealand. I did a short course about education system funded by Indonesian Government Ministry of Education. I did it for 12 weeks. The leader, imam, always praying sunnah (not compulsory praying) by sitting on a chair. So, I think about my past when I studied Islam at Islamic Boarding School.... I thought that I could do that.... I felt a lot of curiousity about it. Because we life at an open information society, so I open Uncle Google and type : Sholat sunat sambil duduk (praying sunnah pray by sitting). He directed me to percikaniman.org. A site owned by Percikan Iman Magazine, an Islamic magazine published at Bandung Indonesia. I think this magazine brought an inspiration and ideas about Islam as taught by Persatuan Islam Organization. A reformist movement from Indonesia.

An ustadz, a religion scholar, from Percikan Iman; Aam Amirudin said that we can do that as he cited a valid (shahih) hadits from All prominent Hadits Scholars except Muslim (Jama'ah. Another website in Indonesian to know about that matter, is www.islamhouse.com/files/id/ih_articles/.../id_salat_16a.pdf

Pengalaman waktu Sholat di Manawatu Islamic Centre,- kebetulan memperoleh kesempatan untuk menerawang sistem pendidikan dasar selama 3 bula di Selandia Baru dari September sampai Desember 2009 - Imamnya selalu sholat sunat sambil duduk di kursi lipat. Ane jadi berpikir... menerawang masa lalu waktu belajar tentang kaifiyyatu sholat... Perasaan memang boleh dilaksanakan. Mumpung lagi jaman gampang informasi, ane ketik di Google: Sholat sunat sambil duduk. Mang Google mengarahkan ane ke situsnya Percikan Iman di percikaniman.org.Menurut keterangan ustadz Aam Amirudin, kita dibolehkan untuk sholat sunat sambil duduk atau berbaring, walaupun kita mampu melakukannya sambil berdiri. Namun pahalanya berkurang dibanding dengan melaksanakannya sambil duduk.

Keterangan ini didukung oleh Hadits Shahih sebagai berikut :
“Imran bin Hushain pernah bertanya kepada Nabi saw. tentang shalat seseorang sambil duduk. Nabi saw menjawab,“Shalat sambil berdiri itu lebih baik. Siapa yang shalat sambil duduk, ia mendapatkan pahala setengah dari orang yang shalat sambil berdiri. Siapa yang shalat sambil berbaring, pahalanya setengah dari yang duduk.” (HR. Al-Jamaah kecuali Muslim).

Tapi ingat, ini hanya berlaku bagi sholat sunat saja!

Keterangan lain bisa diperoleh di situs : www.islamhouse.com/files/id/ih_articles/.../id_salat_16a.pdf

No comments:

Post a Comment